Selasa, 01 Mei 2012

Ferrasta “Pepeng” Soebardi:“Saya Tinggal Menunggu Janji Allah”

Jarang sekali ditemukan orang yang bersyukur ketika didera ujian. Ferrasta Soebardi atau lebih dikenal dengan Pepeng adalah orang yang sedikit itu. Di tengah ujian berupa sakit yang menahun ia masih bisa tersenyum dan berprasangka baik kepada Allah.
FOTO: langit11.files.wordpress

Seperti diketahui,  sejak lima tahun silam, Pepeng divonis penyakit langka  Multiple Sclerosis (MS-red), yakni sebuah penyakit yang menyerang sistem saraf pusat dan memunculkan terjadinya proses inflamasi (peradangan) pada tulang belakang. Penyakit ini akan mengganggu penyampaian “pesan” antara otak dan bagian-bagian tubuh lainnya.
Penyakit MS yang dideritanya menyebabkan mantan presenter kondang ini mengalami kelumpuhan dan setiap saat merasakan nyeri yang luar biasa dari pinggang hingga ujung kaki. Seberapa sakitkah? “Seperti jari diketok palu. Tapi nyerinya bukan saat diketok, tapi setelah diketok. Nyut, nyut,nyut,” kata Pepeng.
Pepeng yakin ada hikmah di balik penyakit yang Allah berikan. Ia tak ingin depresi dan larut oleh penderitaan yang dialaminya ini. Ini ia buktikan dengan tetap melakukan aktivitas yang produktif, meski dijalani di atas tempat tidur.
Pepeng mengaku justru saat sakit ia mendapatkan banyak hal. Memperoleh gelar master psikolog, misalnya. Jalinan pertemanannya pun semakin erat dan luas saat ia sakit. Hampir setiap harinya rumah Pepeng di Bumi Pusaka Cinere Depok Jawa Barat dikunjungi tamu, baik yang dikenal maupun yang tidak. Tak jarang banyak tamu yang tercerahkan setelah berkunjung ke rumah Pepeng.
Pertengahan bulan lalu, Ahmad Damanik, Dadang Kusmayadi, Ibnu Syafaat, Saiful Hamiwanto, dan Surya Fachrizal dari Suara Hidayatullah berkunjung ke kediaman Pepeng. Kunjungan kali ini tidak semata-mata untuk wawancara, tapi juga dalam rangka silaturahim.
Di dalam kamarnya yang terdapat banyak tempelan kertas testimoni dari para tamu itu, kepada majalah ini Pepeng berbagi kisah tentang ketabahannya menghadapi penyakit.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar